Shendy PJ

“You've gotta dance like there's nobody watching, Love like you'll never be hurt, Sing like there's nobody listening, And live like it's heaven on earth.” ― William W. Purkey ―

lost in my self

Belakangan ini aku kok ngrasa makin ga kenal ma diriku sendiri ya? (walau jelaz tiap buka KTP disitu ada nama, alamat dll) tapi tetep aja rasanya "LOST IN MY SELF"
makin ga ngerti deh apa mauku..kadang pengen tidur seharian, kadang pengen makan gila-gilaan, kadang pengen bakar tugas resume buku pake tulis tangan coz ga selesai-selesai, kadang pengen bakar foto "itu" (DAMN!!!)
bisa gila aku klo terus-terusan gini!!!
pernah ngalamin yang namanya hidup dalam kepura-puraan???
aku lagi ngalamin yang namanya kepura-puraan, ternyata ga enak banget...
kita punya perasaan bahagia, jealous, marah, pengen perhatian tapi semua itu cuma terhalang yang namanya "STATUS", alhasil kita cuma bisa diem dan larut dalam bayang-bayang kepura-puraan...
jujur ada rasa tersiksa juga ketika aku ingin nglakuin sesuatu, ingin mengungkapkan rasa tapi yang ada malah pertanyaan,"lha kamu siapanya?"
I am going Crazy (ThePJ7)

Ta'aruf VS Pacaran

Semalem aku n temen-temen kosQ sempet ngobrol tentang konsep pacaran dan ta’aruf.
Kalau kita lihat dari arti bahasa, ta’aruf itu artinya kenalan, jadi ya proses kenalan antara cowok dan cewek dengan tujuan lebih mengenal satu sama lain yang diarahkan untuk menikah, tapi perlu diingat kalau ketika proses ta’aruf itu pihak cewek kudu dan wajib ditemeni oleh walinya. (mencegah fitnah mungkin ya...)
Dalam proses ta’aruf itu kita juga harus berusaha lebih mengenal pasangan ta’aruf kita mulai dari kebiaasaan sampai sifatnya (sifat baik dan buruknya juga lho, misal apa dia kentutan? Apa dia jarang mandi? Pokoknya cari info sedetail-detailnya...), tentu bukan hanya dari mulutnya dia, tapi juga kudu pendapat dari orang sekitarnya, bisa temen atau sahabatnya.
Tentang pacaran, kata orang pacaran tu lebih banyak efek buruknya, coba deh pikir :
1. Awal pacaran, deket-deket dikit dah bilang ‘astaqfirullah’
2. Sebulan pacaran dah sering pegang tangan
3. 3 bulan pacaran dah berani pelukan
4. 5 bulan pacaran dah ciam-cium
5. Selanjutnya ga kebayang deh...
Tapi jelas ga semua pacaran gitu juga lho, ada juga yang pacaran tapi tetep jaga hati dan iman, ga pegangan tangan, ga macem-macem, ga putus-putus juga.. (salut deh!!!)
Lepas dari baik buruknya ta’aruf atau pacaran yang jelas tujuannya sama, agar kita saling mengenal luar dalem (jangan ngeres ya ) pasangan kita satu sama lain biar ntar kalau dah nikah ga nyesel. Jangan sampe nyesel trus ampe cerai, walau memang dalam Islam cerai itu diperbolehkan tapi itu hal yang paling dibenci Allah (jangan sampai de..).
Jadi ini semua balik ke pilihan kita, pilih ta’aruf atau pilih pacaran, hidup itu pilihan coy...(ThePJ7)

Dilema

Pernah ngalamin dilema???pernah bingung nentuin antara 2 pilihan???jika iya, segera hubungi dokter,hahaha...
Memang kadangkala kita merasa dilema antara 2 hal dimana kita pasti diharuskan milih salah satu tanpa ada negosiasi, mediasi atau ADR lainnya !!!
Ga ada yang bilang memilih itu hal yang gampang, klo ga percaya tanya aja anak-anak SD, SMP and SMA yang pusing setengah mati ngadepin ujian yang isinya cuma milih, kalo ga A ya B, kalo ga B ya C, kalo ga C ya D...intinya MILIH !!!
Kembali ke inti masalah, sebenernya apa sih yang buat kita bingung nentuin antara 2 pilihan ???
Jikalau kita tinjau penyebabnya dari ilmu psikologi yang saya dapatkan, maka kita dapatkan beberapa alasan yang membuat kita bingung, antara lain :
1. Karena memang kita tidak tahu.
Ini alasan yang banyak terjadi. Karena memang ketidaktahuan kita akan menjadi sumber keragu-raguan sehingga akan lebih menyulitkan kita dalam menentukan pilihan, contoh gampangnya adalah ketika kita dari Malang mau ke Jakarta, karena kita tidak tahu bis mana yang jurusan ke Jakarta maka akhirnya ketidaktahuan itu membawa kita pada posisi dimana kita bingung mau naik bis arah Bali atau bis arah Jogja...(dalam kasus ini saya sarankan sebuah pepatah kuno tapi manjur, yakni malu bertanya sesat di jalan, coz kayaknya ga lucu kalo mau ke Jakarta tapi malah nyampe di Bali)
2. Karena kita anggap 2 pilihan itu sama-sama penting.
Pasti sulit banget nentuin satu pilihan antara 2 hal yang sama-sama penting buat kita. Seringkali jika kita diposisi itu kita akan berharap memiliki opsi ketiga yakni untuk memilih kedua-duanya, walau kita tahu itu ga mungkin. (jadi jangan berandai-andai !!!), contoh sederhana posisi ini adalah ketika perut dililit lapar tapi di dompet cuma ada duit Rp. 3000 dan datang ke warung yang nasi penuh godaan dari ayam goreng, dari semur daging, akhirnya kita bingung buat milih ayam goreng atau semur daging padahal sebenernya pengen banget dua-duanya, alhasil kita cuma dapet nasi+sayur asem+tempe goreng...(nasib anak kos waktu tanggal tua : based on true story)

Ada sebuah pepatah timur tengah yang disampaikan dosenku yang paling bijak (salut buat beliau), intinya seperti ini :
“ketika kamu ragu mana kekasih hatimu...
Janganlah kamu tanyakan pada temanmu...
Janganlah kamu tanyakan pada orang lain...
Janganlah kamu tanyakan pada siapapun...
Namun tanyakan pada nuranimu”

Tentu ga setiap hati nurani bisa memberikan jawaban, karena ga setiap hati nurani memiliki ketajaman yang cukup untuk menjawab kebimbangan kita...
Nurani itu ibarat badan yang juga memerlukan asupan gizi biar ga kering, layu dan mati.
Menurut ilmu gizi yang sempet aku tekuni, ternyata sumber gizi buat nurani itu gratis namun perlu niat dan tekad yang besar, yaitu mendekatkan diri pada Sang Pencipta, Dzat yang membolak-balikkan hati hambaNya...(ThePJ7)


Malu yang dipermalukan

Apa setiap orang punya kemaluan???
tentu setiap orang memiliki kemaluan walau dalam beberapa kasus ada yang tidak beruntung sehingga mendapat kelainan pada kemaluannya (Tetap sabar dan semangat jalani hidup ya!!!) atau bahkan adapula makhluk yang tidak bersyukur dan memilih buat ganti kemaluan (arrrgghhh, ga bersyukur!!!), intinya setiap orang normal pasti punya kemaluan...
Tapi apa setiap orang memiliki rasa malu??? (silahkan selama 1 menit tanyakan diri kita sendiri pertanyaan ini, dan apa jawaban yang anda dapat?)
Ahhh, saya rasa kita seringkali mengesampingkan rasa malu kita untuk suatu hal, tentu malu itu ada yang positif dan adapula yang negatif.
klo kita malu karena kesalahan kita maka itu wajar tapi klo salah dan tidak malu itu yang benar-benar tidak wajar...
ada sebuah cerita dunia hukum dan peradilan dimana seorang hakim yang memiliki idealisme akan keadilan serta masih mempertahankan rasa malunya seringkali berdiri di posisi perawan yang dikelilingi orang para penyamun, benar-benar dipojokkan dan akibat akhirnya sang hakim hanya mendapat kasus-kasus kecil atau malah parahnya bisa diasingkan biar tidak mengganggu pihak-pihak yang sudah tidak memiliki kemaluan...maaf maksudnya pihak-pihak yang sudak tidak memiliki malu!!!
Dalam Islam dikatakan bahwa malu merupakan sebagian dari iman, jadi berbahagialah anda yang masih memiliki rasa malu selain juga harus berbahagia karena memiliki kemaluan.
Jangan sampai rasa malu di hati anda digantikan oleh kepentingan lain karena secara extreme dikatakan bahwa tanpa rasa malu seorang muslim akan kehilangan setengah imannya...
Jangan sampai rasa malu kita justru membuat kita dipermalukan oleh orang-orang yang tidak memiliki rasa malu, pertahankan idealisme, runcingkan nurani dan ubah sistem peradilan yang tak punya "kemaluan"!!! (ThePJ7)


Today is New Day...

Ini kali pertama aku buat tulisan di blogku yang serba sederhana (karena memang belum ada apa2,hahaha)...actually aku juga belum tau konsep apa buat blogku ini tapi yang jelas aku pengen menuangkan segala ekspresi yang ada lewat bentuk tulisan, mulai dari perasaan sehari-hari, masalah hukum di Indonesia, masalah sosial masyarakat dll...yaa harapannya agar dibaca (klo ada yang sudi membaca,hahaha) dan InsyaAllah dapat bermanfaat...Hari mendung ini (walau tak semendung hatiku yang kesepian) sudah aku mantapkan sebagai hari baru buat mengawali semuanya walau kadang tiap malam masih terseok-seok dengan masa lalu (yang baru pergi), but it's ok cause TODAY IS NEW DAY!!!
Ganbatte Kudasai (ThePJ7)

Welcome...

Enjoy my story

About Me

Foto saya
Jakarta, Indonesia
Lahir sebagai seorang laki-laki yang kebetulan lahir pada tanggal 7 dan kebetulan bulan 7 tapi ga jam 7, yang bangga bilang I LOVE KDR.

Attention!

semua yang posting yang ada di blog ini adalah hasil pemikiran penulis yang dipadukan dengan bahan dari berbagai sumber yang tidak kesemuanya dapat disebutkan sumbernya. jika anda mengunduh posting dari blog ini mohon untuk mencantumkan sumbernya yaitu shendypj.blogspot.com

Followers